Langsung ke konten
Logo Sahabat Sistem
Kembali ke artikel

Landing Page untuk Iklan: Selaraskan Janji, Isi Halaman, dan Ajakan Bertindak

Sebelum menayangkan iklan, cocokkan janji pada materi iklan dengan halaman tujuan. Gunakan checklist praktis untuk memeriksa penawaran, CTA, URL, dan pengalaman di ponsel.

  • Sahabat Sistem
  • 4 menit baca
Daftar isi
  1. 1. Cocokkan janji iklan dengan judul halaman
  2. 2. Beri informasi yang diperlukan sebelum meminta tindakan
  3. 3. Buat ajakan bertindak yang sesuai dengan tawaran
  4. 4. Periksa URL dan fungsi halaman di perangkat yang digunakan audiens
  5. Checklist singkat sebelum iklan tayang

Orang yang mengeklik iklan biasanya ingin menemukan hal yang baru saja ditawarkan kepadanya. Jika iklan menyebut konsultasi untuk kebutuhan tertentu, tetapi tautannya membuka beranda umum tanpa penjelasan terkait, pengunjung harus mencari sendiri jawabannya. Karena itu, sebelum membayar lalu lintas ke sebuah landing page, periksa apakah pesan iklan dan isi halaman saling menyambung.

Dalam penjelasan Google Ads tentang landing page, pengalaman halaman tujuan antara lain berkaitan dengan kegunaan dan relevansi informasi, kemudahan navigasi, serta kesesuaian dengan harapan orang setelah mengeklik iklan. Panduan berikut adalah kerangka editorial untuk meninjau halaman; bukan janji peningkatan konversi atau pengganti pemeriksaan kebijakan setiap platform iklan.

1. Cocokkan janji iklan dengan judul halaman

Tulis satu kalimat yang merangkum tawaran dalam iklan, lalu bandingkan dengan judul dan paragraf pembuka halaman. Sebutkan layanan, sasaran pengguna, atau batas penawaran yang sama. Misalnya, jika iklan mengajak pemilik usaha meminta konsultasi pembuatan website, judul halaman sebaiknya langsung menjelaskan konsultasi tersebut, bukan sekadar berbunyi “Solusi Digital Terbaik”.

Hindari menampilkan diskon, tenggat, atau fitur pada iklan jika halaman tujuan tidak menjelaskan syaratnya. Jangan menambahkan angka harga hanya untuk menarik klik bila cakupan layanan dan ketentuannya belum jelas.

2. Beri informasi yang diperlukan sebelum meminta tindakan

Pengunjung perlu memahami apa yang ditawarkan, untuk siapa, cakupan awalnya, dan apa yang terjadi setelah mereka menghubungi bisnis. Bila penawaran memerlukan pembahasan kebutuhan terlebih dahulu, katakan demikian. Bila ada syarat penting, letakkan pada bagian yang mudah ditemukan, bukan tersembunyi setelah formulir.

Satu halaman tidak harus memuat seluruh informasi perusahaan. Namun, pertanyaan yang muncul langsung dari janji iklan harus dapat dijawab di halaman itu atau melalui tautan yang jelas. Materi visual berupa foto perangkat atau ilustrasi boleh mendukung penjelasan, tetapi jangan diperlakukan sebagai bukti hasil klien atau tampilan produk nyata jika memang bukan itu sumbernya.

3. Buat ajakan bertindak yang sesuai dengan tawaran

Label tombol sebaiknya menjelaskan tindakan berikutnya, seperti “Diskusikan kebutuhan website”, bukan hanya “Kirim”. Pastikan tombol menuju kanal atau formulir yang benar dan pengunjung tahu apakah mereka akan meminta penawaran, menjadwalkan percakapan, atau mengirim pertanyaan awal. Bila memakai formulir, mintalah data yang memang diperlukan untuk menindaklanjuti permintaan.

4. Periksa URL dan fungsi halaman di perangkat yang digunakan audiens

Buka tautan final dari materi iklan, bukan hanya halaman yang Anda simpan di editor. Uji akses pada ponsel dan komputer: apakah halaman terbuka, informasi utama terbaca, tombol bisa ditekan, dan formulir dapat dikirim? Uji pula pesan sukses serta tujuan tautan setelah pengiriman. Persyaratan tujuan Google Ads mencakup halaman yang berfungsi pada peramban dan perangkat umum, serta kesesuaian domain URL tampilan dan URL tujuan. Periksa aturan platform iklan yang benar-benar Anda gunakan sebelum kampanye berjalan.

Checklist singkat sebelum iklan tayang

  • Judul halaman menjawab janji utama iklan tanpa membuat klaim tambahan.
  • Rincian penawaran dan syarat penting dapat ditemukan dengan mudah.
  • CTA menjelaskan langkah berikutnya dan mengarah ke tujuan yang benar.
  • URL final membuka halaman yang dimaksud tanpa kesalahan atau pengalihan membingungkan.
  • Tampilan ponsel, tombol, formulir, dan pesan sesudah pengiriman telah diuji.

Mulailah dari satu iklan dan satu halaman tujuan, lalu ulangi pemeriksaan untuk setiap tawaran yang berbeda. Landing page yang tepat bukan sekadar halaman dengan tombol mencolok: ia membantu orang memahami apakah penawaran itu cocok sebelum memutuskan untuk menghubungi bisnis Anda.

Kredit gambar: Jakub Zerdzicki — sumber gambar — Pexels License
Deskripsi gambar: Laptop dan tablet dengan layar kosong di atas meja kerja, sebagai ilustrasi pemeriksaan halaman di perangkat berbeda.
Relevansi: Foto editorial perangkat berlayar kosong mendukung anjuran menguji landing page pada beberapa perangkat; bukan tangkapan layar produk, bukti kampanye, atau dukungan merek.

Tautan disalin